Hati-Hati Kalau Kamu “Sering Mengalami Perut Kembung”, Siapa Sangka Ternyata Perut Kembung Itu Gejala dari “Penyakit Berbahaya Ini”

Setiap orang pasti pernah mengalami perut kembung. Perut kembung sendiri adalah gangguan pencernaan di mana seseorang merasa perutnya tidak nyaman. Perut terasa tidak nyaman dan terasa penuh, kencang, dan bergas. Namun, setelah makanan tercerna dengan baik atau lambung sudah bisa kembali normal, maka gejala perut kembung akan menghilang dengan sendirinya.

Hati-Hati Kalau Kamu “Sering Mengalami Perut Kembung”, Siapa Sangka Ternyata Perut Kembung Itu Gejala dari “Penyakit Berbahaya Ini”


Perut kembung bisa terjadi karena terdapat gas yang berlebihan pada lambung dan usus. Kelebihan gas pada kedua saluran pencernaan ini akan memicu sensasi penuh (begah), sering sendawa, dan frekuensi kentut pun meningkat. Jika banyak gas yang masuk ke dalam tubuh namun tidak bersendawa, maka gas akan melewati saluran pencernaan kemudian dilepaskan oleh anus berupa kentut, dan sebagian gas akan diserap oleh usus.

Gangguan saluran pencernaan mengakibatkan rendahnya nutrisi yang diserap tubuh dan akhirnya mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh. Jika terjadi gangguan pencernaan jangan menganggap remeh, karena gangguan pencernaan sebenarnya menandakan kalau ada masalah pada lambung, pankreas, dan kantung empedu. Gangguan pencernaan juga bisa berkembang menjadi penyakit kanker lambung. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gangguan pencernaan terus-menerus.

Setelah mengkonsumsi sesuatu, makanan akan dicerna oleh saluran pencernaan dan zat-zat yang tidak diinginkan akan dibuang melalui kotoran. Namun, jika perut mengalami kembung akan mengganggu sistem pencernaan dalam proses penyerapan nutrisi. Kekurangan nutrisi membuat tubuh kekurangan energi, sehingga akan mudah pusing, mulut kering, mudah merasa lelah, sesak nafas, dan kekurangan gizi. Selain tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik, perut kembung juga berpengaruh pada proses penyerapan vitamin di dalam tubuh. Misalnya bila tubuh kekurangan vitamin A akan membuat rambut menjadi kering, rontok, bahkan kebotakan dini.

Kekurangan vitamin dan nutrisi dalam tubuh pasti akan membuat daya tahan tubuh ikut melemah. Tubuh menjadi rentan terhadap berbagai penyakit menular, infeksi, dan bila terjadi radang mudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Selain itu, menurunnya daya tahan tubuh juga berpengaruh pada sistem pertumbuhan jaringan baru, sehingga jika terluka tidak cepat kering dan lama sembuh. Tubuh juga akan mengalami anemia dengan gejala muka pucat, sering mengalami pusing, dan bisa memicu akumulasi cairan di dalam jaringan yang menyebabkan tangan, pergelangan kaki, kelopak mata, dan bagian tubuh lainnya membengkak (edema). Namun, jangan anggap remeh penyakit perut kembung ternyata bisa jadi adalah gejala penyakit berbahaya ini:

1. Kanker kolorektal

Kanker kolorektal adalah jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon). Gejala awal penyakit kanker kolorektal adalah sering terjadi perut kembung yang disertai dengan rasa nyeri. Gejala kanker ini akan dirasakan ketika kanker sudah berkembang jauh dan gejalanya tergantung pada lokasi tumbuhnya kanker. Maka dari itu, jika kamu sering mengalami perut kembung, diare, mual, lemas, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas segera periksakan diri ke dokter. Lakukan pemeriksaan rutin untuk berjaga-jaga.

2. Kanker ovarium

Kanker ovarium adalah kondisi di mana tumor ganas tumbuh berkembang di dalam indung telur. Namun, sulit untuk mendiagnosis penyakit ini pada stadium awal dan menyerupai gejala pada iritasi usus. Gejala yang umumnya dialami oleh penderita kanker ini adalah perut selalu terasa kembung, pembengkakan perut, cepat kenyang, sulit buang air, dan sakit saat berhubungan seksual.

3. Spondilosis servikal

Spondilosis servikal adalah penyakit menyerupai rematik yang menyerang tulang belakang yang disebabkan ausnya jaringan dan tulang-tulang sehingga mengganggu fungsi dan struktur tulang belakang. Saat jaringan mengalami gangguan membuat banyak sistem tubuh berjalan lambat, dan kebanyakan penderita penyakit ini akan sering mengalami perut kembung dan sulit buang air besar.

4. Sakit liver

Tanda yang menunjukkan kalau seseorang terkena sakit liver adalah mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu seperti kaki, tangan, dan perut. Selain itu, juga akan merasakan bahwa perutnya terasa penuh (begah). Gejala ini timbul karena kinerja liver terganggu dan tidak bisa membawa cairan ke saluran pencernaan dan akhirnya menumpuk di perut. Oleh karena itu, jika sering merasakan perut kembung segera cari penyebabnya, apakah hanya masuk angin biasa atau karena penyakit yang serius.

Untuk menghindari perut kembung, kamu bisa mengkonsumsi jahe yang berkhasiat untuk mengurangi jumlah tumpukan gas di usus, makan makanan probiotik yang bisa membantu proses pencernaan, jauhi minuman bersoda, kurangi makanan dan minuman yang dingin ketika perut kembung, pakai jaket saat berkendara atau berada di luar saat malam hari, dan buat pola makan yang teratur.

Sumber: thehealth/Cerpen.co.id