loading...

Jangan Terpedaya Dengan Iklan Pemutih Kulit. Waspadai Krim Pemutih Kulit Yang Mengandung Zat Berbahaya Merkuri. Kenali Ciri-Ciri Krim Yang Mengandung Merkuri

Pemutih wajah merupakan salah satu produk kosmetik yang paling dicari oleh kaum wanita. Banyak wanita yang berpendapat bahwa putih itu cantik, sehingga rela melakukan apapun demi memutihkan kulit wajahnya. Salah satunya dengan menggunakan produk pemutih. Tapi, kebanyakan orang tak berpikir panjang atau tidak tahu efek atau dampak negatif dari produk pemutih tersebut. Yang dipikirkan hanyalah bagaimana bisa memutihkan wajah dengan cepat dan instan, meski dengan krim pemutih wajah yang harganya mahal sekalipun.

Jangan Terpedaya Dengan Iklan Pemutih Kulit. Waspadai Krim Pemutih Kulit Yang Mengandung Zat Berbahaya Merkuri. Kenali Ciri-Ciri Krim Yang Mengandung Merkuri


Saat ini berbagai jenis kosmetik berupa krim pemutih beredar di pasaran. Berbagai macam produk dengan berbagai macam variasi harga bisa kita jumpai dengan mudah. Mulai dari yang murah sampai mahal. Bahkan, tidak sedikit yang mengaku direkomendasikan dokter.

Namanya juga “Krim Pemutih”, jadi fungsi dan tujuannya untuk memutihkan wajah. Namun, proses pemutihan dalam waktu yang sangat cepat memiliki dampak buruk untuk kulit dan bahkan kesehatan kita. Pernahkah setelah kita memakai krim pemutih selama beberapa waktu timbul flek serta bintik hitam di wajah? Jangan langsung terlena dengan berbagai iklan kosmetik atau produk perawatan kulit yang menjanjikan hasil instan. Sebab, dampaknya sangat berbahaya, dan bahkan bisa menimbulkan kerusakan serius pada tubuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan terhadap penjualan sabun dan krim pencerah kulit serta kosmetik seperti riasan mata, produk pembersih wajah, dan mascara karena ada kemungkinan yang mengandung merkuri dalam kandungan bahannya.

Menurut WHO, efek samping yang serius dari merkuri anorganik, bahan yang sering ditemukan dalam sabun dan krim pemutih kulit, di antaranya kerusakan ginjal, penurunan ketahanan kulit terhadap infeksi bakteri dan jamur, depresi, atau psikosis dan neuropati perifer serta kanker kulit.

Lalu, bagaimana mengetahui krim wajah mengandung bahan/racikan yang berbahaya?
  • Poin pertama, ada minyak yang terpisah dari krimnya di batas permukaan krim yang bersangkutan seperti tidak bisa bercampur dengan krimnya (itu biasanya merkuri). Anda bisa langsung mengetes krim tersebut ke spons basah. Jika spons itu menghitam seperti berkerak dalam satu malam itu tandanya krim bermerkuri.
  • Warna krim mengkilat. Jika Anda menemukan produk krim pemutih yang berwarna mencolok, sebaiknya urungkan niat untuk membeli. Jangan membeli krim pemutih yang memiliki warna mengkilap seperti mutiara. Karena biasanya warna mencolok pada produk kosmetik menggunakan zat pewarna yang berbahaya atau pewarna tekstil.
  • Bau krim menyengat seperti bau obat keriting (biasanya diikuti warna krim yang terlalu terang). Jika Anda mencium aroma yang menyengat sebaiknya jangan membeli produk pemutih tersebut. Karena biasanya para produsen sengaja memberikan aroma parfum pada produk untuk menyamarkan bau logam yang terdapat pada produk tersebut.
  • Wajah bisa langsung putih drastis hanya dalam waktu 1-2 minggu.
  • Perbedaan warna wajah dan leher atau kulit badan lainnya sangat mencolok. Wajah terlihat jauh lebih putih. Bahan yang masih diperbolehkan untuk krim wajah adalah hidroquinon dan turunannya (silakan Googling sendiri untuk menambah pengetahuan Anda). Namun, banyak oknum yang menambahkan merkuri atau steroid ke dalam krim buatannya. Efek merkuri memang bagus ke wajah, tapi coba cari tahu dampaknya pada kesehatan, sangat mengerikan! Begitu juga efek steroid. Steroid biasa digunakan sebagai anti inflamasi supaya kulit tidak terlalu merah, namun perlu diketahui steroid itu obat bukan kosmetik sehingga tidak bisa digunakan lebih dari tiga kali pada wajah.
  • Kulit menjadi memerah saat terkena sinar matahari. Biasanya kulit akan tetap memiliki warna natural saat terkena matahari, karena kulit memiliki perlindungan secara alami. Namun, jika kulit wajah Anda langsung memerah saat terkena paparan matahari, maka kemungkinan lapisan kulit pada wajah Anda mengalami kerusakan akibat pemakaian krim yang mengandung zat berbahaya dalam waktu lama.
  • Lengket. Umumnya produk krim pemutih berbahaya akan lengket saat tercampur dengan bedak, dan juga akan kasar ketika digunakan.
  • Wajah menjadi perih saat memakai krim. Jika wajah Anda terasa perih atau panas ketika memakai krim pemutih wajah, sebaiknya segera hentikan penggunaan krim tersebut. Karena krim yang mengandung bahan-bahan berbahaya biasanya akan menimbulkan efek negatif bagi kulit wajah, seperti rasa terbakar, perih, merah-merah, dan sebagainya.
  • Tidak ada legalitas dari BPOM. Sebelum membeli produk sebaiknya cek terlebih dulu legalitas dari BPOM. Jika tidak ada, maka produk tersebut tidak terjamin keamanannya. Selain itu, Anda juga harus lebih teliti melakukan pengecekan BPOM, yaitu dengan mengecek secara langsung nomor legalitas dari situs resmi BPOM.


Karena itu jika mau memakai krim racikan pastikan itu aman. Krim wajah yang aman biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  • Tekstur tidak terlalu tebal. Biasanya krim bermerkuri memiliki tekstur tebal karena dicampur dengan mentega untuk menghilangkan bau menyengat. (silakan search di Google)
  • Jika ditambah spf maka tetap akan sedikit mengkilap, namun bau krim sewajarnya krim yang beredar di pasaran (supermarket atau mall)
  • Untuk lebih amannya lebih baik dan dianjurkan konsultasi ke dokter kecantikan atau beli saja krim-krim branded yang jelas di supermarket atau mall.


Sumber : momentcorner.com

Tekan 2 kali (X) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspagenya x